NANO WORLD INDONESIA

Welcome to The Nano World

Magang Riset MNI 2012 (Tema : Nanotube)

This slideshow requires JavaScript.

 

Berita menarik bagi insan cerdas putra putri Indonesia. MNI kembali membuka peluang magang riset di Pusat Penelitian Ilmu Pengetahun dan Teknologi (PUSPIPTEK) Serpong, Tangerang. Kali ini magang riset ditujukan bagi mahasiswa yang akan mengajukan tugas akhir skripsi (S1) dan tesis (S2).

Tema penelitian yang disediakan adalah :

  1. Sintesa dan Karakterisasi Lapisan Tipis Komposit Nanotube untuk Biosensor. Kriteria pengaju : diutamakan mahasiswa S1 atau S2 bidang Fisika Material, Kimia, Teknik Kimia, Teknik Fisika atau Fisika
  2. Sintesa dan Karakterisasi Metal Filled Nanotube dengan Teknik Ultrasonik. Kriteria pengaju : diutamakan mahasiswa S1 atau S2 bidang Kimia atau Teknik Kimia
  3. Karakterisasi dan Peningkatan Performance Bahan Magnetoresistance Berbasis Metal Filled Nanotube. Kriteria pengaju : diutamakan mahasiswa S2 bidang Fisika, Teknik Fisika atau Teknik Elektro

Waktu magang riset dan penyelesaian tugas akhir adalah minimal 3 bulan untuk mahasiswa S1 dan minimal 6 bulan untuk mahasiswa S2.

Benefit yang disediakan :

  • Dibimbing langsung oleh Ahli nano Indonesia (masuk dalam buku 100 doktor nano Indonesia)
  • Bebas biaya karakterisasi seperti SEM, AFM, dll.
  • Bahan kajian penelitian berupa jurnal penelitian, buku text book, referensi pendukung lain akan disediakan.
  • Penelitian di kawan riset terkemuka dan termega di Indonesia, Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  • Akan diberikan informasi tempat tinggal selama magang riset.

Bagi yang tertarik, dipersilahkan untuk melengkapi berkas :

  1. Biodata diri, dikirim dengan format : Curriculum Vitae_Nama.pdf,
  2. Transkrip nilai kuliah dengan format : Transkrip_Nama.jpg,
  3. Membuat surat pernyataan komitmen kesediaan melaksanakan magang riset untuk tugas akhir berdasarkan waktu yang diwajibkan (ditandatangani dan bermaterai) dengan format : Scan Surat Pernyataan_Nama.jpg
  4. Membuat tulisan ilmiah populer orisinil dengan referensi tentang nanotube sebanyak 2 halaman A4, spasi 1,5, dan times new roman 12 dengan format : Artikel_Judul_Nama.doc
  5. Berkas dikirim via email ke sekretariat@nano.or.id
  6. Berkas dikirim sebelum tanggal 25 Februari 2012

Pelamar yang sesuai dengan kriteria dan dianggap mampu menyelesaikan riset akan dihubungi langsung oleh Panitia Magang Riset Masyarakat Nano Indonesia (MNI). Hal-hal yang kurang jelas dapat ditanyakan via email ke sekretariat@nano.or.id. Pengumuman ini bersifat bebas disebar. Terimakasih.

 

Sumber: http://www.nano.or.id

Advertisements

Nanoteknologi: Teknologi Ramah Lingkungan

Dalam periode pada tahun 2010 sampai 2020 akan tejadi percepatan luar biasa dalam penerapan nanoteknologi di dunia industri dan ini menandakan bahwa sekarang ini dunia sedang mengarah pada revolusi nanoteknologi. 

Negara-negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Australia, Kanada dan negara-negara Eropa, serta beberapa negara Asia, seperti Singapura, Cina, dan Korea tengah giat-giatnya mengembangkan suatu cabang baru teknologi yang populer disebut Nanoteknologi. Mereka berani mengucurkan milyaran dollar dana di berbagai bidang penelitian. Semuanya berlomba-lomba menggunakan kata kunci Nanoteknologi.

Nanoteknologi adalah teknologi pada skala nanometer, atau sepersemilyar meter. Indonesia memiliki peluang untuk mengatasi ketertinggalan dari negara lain melalui pengembangan nanoteknologi. Dengan nanoteknologi, kekayaan sumber daya alam Indonesia dapat diberi nilai tambah guna memenangi persaingan global. Dengan menciptakan zat hingga berukuran satu per miliar meter (nanometer), sifat dan fungsi zat tersebut bisa diubah sesuai dengan yang diinginkan.Dengan nanoteknologi pula, kekayaan alam menjadi tak berarti karena sifat-sifat zat bisa diciptakan sesuai dengan keinginan. Karena itu, kita harus mampu memberi nilai tambah atas kekayaan alam kita.

Negara yang tidak menguasai nanoteknologi akan menjadi penonton atau paling tidak akan semakin jauh tertinggal dari negara lain. Nanoteknologi akan mempengaruhi industri baja, pelapisan dekorasi, industri polimer, industri kemasan, peralatan olah raga, tekstil, keramik, industri farmasi dan kedokteran, transportasi, industri air, elektronika dan kecantikan. Penguasaan nanoteknologi akan memungkinkan berbagai penemuan baru yang bukan sekadar memberikan nilai tambah terhadap suatu produk, bahkan menciptakan nilai bagi suatu produk.

Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M.Eng, peneliti pada Pusat Penelitian Fisika LIPI telah mematenkan alat pembentuk nanopartikel. Temuan ini menjadi terobosan penting dalam mencapai kemajuan di bidang industri dan lingkungan, dengan kata lain untuk mencapai kemajuan teknologi yang lebih efisien, hemat, dan ramah lingkungan

Ramah lingkungan karena dengan nanoteknologi sebuah produk dapat dibuat dengan bahan yang sedikit, tetapi berkualitas. Dr. Nurul Taufiqu Rochman mencontohkan hasil penelitian nanopartikel baja yang sedang ditekuninya bahwa nanopartikel baja diarahkan untuk membentuk materi baja yang lebih ringan dan hemat. Tetapi, kualitas baja itu tidak berkurang, bahkan partikel nano dalam baja mampu menambah kekuatannya. Penelitian nanopartikel baja ini dapat mengurangi bobot mobil mencapai 30 persen, tanpa mengurangi kekuatannya. Begitu pula, pengurangan bobot baja tanpa mengurangi kekuatannya sangat bermanfaat seperti pada pengembangan konstruksi-konstruksi bangunan yang terus berkembang saat ini. Di samping itu, bahan dasar pembuat baja yang diperlukan dapat dikurangi setengah dan eksplorasinya dapat ditekan.

Dalam buku yang berjudul Gelombang Nanoteknologi, yang ditulis oleh Dr. Kebamoto, disebutkan bahwa isu lingkungan sangat berkait erat dengan polusi. Di sini, penguasaan nanoteknologi akan memberikan jalan keluar untuk mengatasi polusi.

Menurut buku ini ada delapan keunggulan nanoteknologi untuk mengatasi polusi.
Pertama, dengan penguasaan nanoteknologi akan mengurangi penggunaan bahan bakar di bidang transportasi. Kedua, mengurangi gas buang dan limbah. Ketiga, nanofilter akan mampu menyaring debu, gas dan partikel di bawah orde satu mikron. Keempat, nanoteknologi memungkinan pembuatan barang dengan bahan yang sedikit dengan kualitas baik. Kelima, dengan nanoteknologi akan ditemukan solar sel yang bisa mengurangi sumber energi senyawa karbon. Keenam, nanoteknologi memungkinkan penemuan baterai dengan kapasitas tinggi dan bertahan lama. Ketujuh, nanoteknologi akan memungkinkan penghematan energi karena jaringan listrik tidak lagi menggunakan tembaga sebagai konduktor listrik, tapi akan menggunakan konduktor dengan tingan resistensi nol. Kedelapan, nanoteknologi memungkinkan penggunaan hidrogen sebagai sumber energi baru.

Sebuah majalah ilmiah American Society of Mechanical Engineering melaporkan bahwa beberapa ilmuwan telah berhasil menemukan lampu penerang hasil rekayasa dalam skala nano yang mampu menghemat konsumsi energi lebih dari 10 persen. Lampu penerang ini diperkirakan dapat menghemat sebesar 100 miliar dollar AS per tahun serta mampu mengurangi emisi karbon sebesar 200 juta ton per tahun.

Untuk itu, tidak berlebihan kalau kemajuan teknologi di masa depan akan ditentukan nanoteknologi, rekayasa biologi dan teknologi informasi, dimana ketiganya memiliki saling ketergantungan. Oleh karena itu dengan semakin berkembang pesatnya teknologi saat ini, maka kitapun harus segera menyesuaikan diri agar kita tidak tertinggal dan mempersiapkan diri dari segala aspek. Akhirnya, ketika kita sudah siap, maka sambutlah nanoteknologi itu dengan senyuman yang ramah dan bersegeralah kita berubah. Mari bersama membangun bangsa dengan nanoteknologi.

 

Sumber: http://www.nano.or.id

Welcome to Nano World Indonesia

Wellcome  to Nano world indonesia

nano is a very small particle size that can be used for all kinds of material with a very small scale nano.scale could change the nature of the particles more specifically its use and more powerful.nano world indonesia its world future technology.

VISI MISI

                                                                    VISI 

Mewujudkan bangsa Indonesia yang mandiri, maju, dan memiliki kompetensi yang mumpuni di bidang IPTEK Nano

                                                                    MISI:

menyebarluaskan isu terkait nanotech kepada masyarakat, pelajar, dan mahasiswa

> mengembangkan penelitian di bidang nanotech secara berkesinambungan dan terarah (research connected to business)

> mengadakan kegiatan pelatihan terkait nanotech kepada masyarakat, terutama generasi muda

> memberikan fasilitas beasiswa dan bimbingan kepada generasi penerus untuk melanjutkan kiprahnya dalam mengembangkan ilmu dan nanotech di Indonesia

> berjejaring dan bermitra strategis dengan pemerintah, swasta, perguruan tinggi, lembaga litbang, lembaga pembiayaan, masyarakat, kelompok usaha masyarakat, yayasan, LSM, dan lembaga pendidikan baik di tingkat nasional maupun internasional

> mengembangkan perusahaan inkubasi nanotech, melestarikan lingkungan hidup, dan juga aktivitas kepedulian sosial budaya

Hasil Rapat Bulanan antar semua jajaran pegurus Nano World Indonesia 

Part I


Waktu                 : Sabtu, 07 Januari 2012 pukul 10:00

Tempat              : Gedung Porsima UNS Solo

Peserta              : Amirza R., Agus Suroso, Guntoro, Aziz, Dito H, Musta’in, Alfi, Roviq, Ahmad, Toni,   Michel, Qudratun, Rif’ah, Riana, Ani, Nurul, Rizki

 

Hasil Pertemuan:

1. Pengenalan NWI kepada semua peserta rapat dan anggota

 

2. Menyatukan pikiran, ke mana NWI akan dibawa

3. Pemaparan sejarah dan latar belakang terbentuknya NWI oleh M. D. Aziz (Main Director of NWI)

4. NWI bermula ketika diadakannya Semnas Nanoteknologi di UNDIP (12 November 2012)

5. Awal mula: Nanocore Indonesia (fokus bisnis), kendala: membutuhkan fokus NWI (sebuah organisasi LSM yang concern pada sosialisasi nanotech bentukan mahasiswa)


Hasil Rapat Antara Nano World Indonesia dengan MNI, GIZI COSMETIC, dan pak Ceriyatna  

(pebisnis online)

1st day

Waktu                 : Jumat, 09 Desember 2011 pukul 20:00-23:00

Tempat              : FoodFezt Jakal, Yogyakarta

Peserta              : Pak Nurul, Pak Sani, Pak Untung, Pak Ceryatna, M. Dzarnuji Aziz, Kasto W. T. Guntoro, Rizki Amelia, Nurul Trya W., Kharis Mashudi, Haryani Dwi A., Nur Hanifah, Ani

Harapan MNI: memaksimalkan kreasi untuk meningkatkan persaingan bangsa Indonesia terhadap bangsa lain di mana upaya-upaya yang dilakukan dimulai dari mahasiswa, mengintegrasikan aspek sosial, teknologi, dan bisnis (sociotechnopreneurship) sebagai dasar peningkatan persaingan

Inti dari kerjasama kita dengan pihak Gizi Cosmetics adalah “pendidikan melalui bisnis”, maksudnya selain bisnis kita juga melakukan upaya pendidikan kepada masyarakat melalui berbagai bentuk program yang akan kita laksanakan (bisa dipahami lewat program2 yang akan kita laksanakan nanti). Gizi Cosmetic akan menjadi sponsor utamanya. Pendidikan di sini misalnya: membangun kecintaan terhadap produk cosmetic dalam negeri, kesadaran terhadap pentingnya menggunakan produk cosmetic alami, dsb.

o) Dari kita sendiri harus paham dulu tentang nano (apa beda nano dengan “yang bukan nano”? apa kelebihannya?)  agar benar-benar bisa menjelaskan atau mengenalkannya kepada masyarakat dengan tepat (tujuan kita tercapai) à pesan dari Pak Untung

o) Kita harus berani bertanggungjawab dan berani menanggung resiko (dare to get out from comfort zone) à pesan dari Pak Untung

o) Perlu dibentuk divisi yang fokus pada entrepreneurship dan tiap divisi kerjanya harus sinergi dan saling berkontribusi

Project: Peningkatan pelajar kalangan SD, SMP, dan SMA di bidang pendidikan (sebagai bentuk pengabdian masyarakat) à school development of Indonesia; Kerjasama antara nano project dengan Gizi Cosmetic; Program scholarship ke Jerman

Bentuk kerjasama dengan Pak Ceryatna: mengadakan kursus bisnis online untuk mahasiswa selain nano club dan pendampingan bisnis online untuk mahasiswa nano club

 

Tambahan :Untuk pelaksanaan project2nya, kita menggunakan sistem outsourcing, yaitu melakukan perekrutan anggota tambahan untuk membantu “menggarap” project2 yang ada, atau bisa juga sekedar mengambil informasi dari luar (pihak luar tidak ikut campur secara langsung). Di sini yang berperan sebagai Tim Inti adalah kita (para penanggung jawab project) yang berfungsi sebagai manajer dan pembuat konsep terkait project2 yang akan dikerjakan, sedang yang lainnya berfungsi untuk membantu pelaksanaannya.

 

2nd day

Waktu                 : Sabtu, 10 Desember 2011 pukul 06:30-17:00

Tempat              : Rumah Pak Sani (Direktur sekaligus owner Gizi Cosmetic)

Peserta             : Pak Nurul, Pak Sani, Pak Untung, Pak Ceryatna, Pak Saud, M. Dzarnuji Aziz, Kasto W. T. Guntoro, Rizki Amelia, Nurul Trya W., Kharis Mashudi, Haryani Dwi A.

 

Ada beberapa program (project) yang akan kita kerjakan:

1.   Peningkatan kualitas pelajar kalangan SD, SMP, dan SMA di bidang pendidikan (sebagai bentuk pengabdian masyarakat) à school development of Indonesia

Konsepnya:

> pembentukan science lab (membentuk laboratorium sains sekaligus menyediakan alat2 pendukungnya di beberapa sekolah yang berfungsi sebagai sarana untuk mengenalkan dan mengajarkan alat2 peraga kepada siswa)

> untuk pendanaannya, kita kerjasama dengan bank2 melalui program CSR-nya.

> Bekerjasama dengan kepala sekolah melalui “gerakan ayo menabung” à siswa diwajibkan menabung, kita menawarkan mereka untuk menabung di bank tempat kita bekerjasama

> Untuk pemilihan sekolahnya: mengajukan proposal ke dinas, kemudian dari dinas merekomendasikan sekolah mana yang tepat sasaran untuk program kita

Penanggung jawab:

Kharis Mashudi (UNDIP), Singgih Wibowo (UNDIP), Nurul Trya W. (UGM)

 

2.      Kerjasama antara nano project dengan Gizi Cosmetic

Konsepnya:

> Kerjasama di bidang marketing: pemasaran dan promo via online (ada bimbingan secara langsung oleh Pak Ceriyatna), telephone, maupun secara langsung; Mengadakan event “Cantik dan Sehat Bersama Gizi Cosmetic” di kota besar di Indonesia

> Kerjasama di bidang RnD: training kandungan, bahan, dan khasiat dari GC; seminar GC yang mengikat dengan pembelian produk; mengembangkan teknologi dari GC

> Kerjasama Public Relation (PR): penguatan isu GC terkait produk2nya merupakan produk2 based on local resources (baik SDA maupun SDM-nya)

Penanggung jawab:

Rizki Amelia (UNDIP), Amirza Rahmanu P., Agus Suroso (UNS), Inna

 

3.      Program scholarship

Konsepnya:

> Pemberian beasiswa sekolah ke Jerman untuk S1 dan S2 dengan tujuan meningkatkan kualitas SDM lokal untuk membangun daerah setempat (ditujukan untuk putera daerah)

> Sasaran dibagi menjadi 3 kategori: biaya pribadi, beasiswa dari pemda setempat, beasiswa langsung dari pemerintah Jerman

> Peran kita adalah membantu seleksi calon penerima beasiswa melalui kerjasama dengan pemda setempat dan universitas2 yang ada di daerah sasaran; membantu mengadakan training pra kuliah di luar negeri; membantu mengadakan kursus bahasa asing melalui kerjasama dengan LBBAsing; membantu monitoring para penerima beasiswa

Penanggung jawab:

M. Dzarnuji Aziz (UGM), Kasto Wijoyo T. Guntoro (UNDIP), Hariyani Dwi A. (UGM)

 

#  Next step: membuat proposal terkait dengan project2 di atas. Deadline: Selasa, 13 Desember 2011 kirim ke emailnya Sdr. Kasto Wijoyo T. Guntoro CP: 0896 3558 0329, terus dari Sdr. Guntoro (donyteguh62@yahoo.co.id) lanjut ke email Pak Suryandaru (suryandaru@nano.or.id) CP: 0857 4037 0566

  Jangan lupa membuat breakdown proses pelaksanaan program à langkah2 strategis apa saja yang akan dilaksanakan masing2 PJ ^____^

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can always preview any post or edit it before you share it to the world.